Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut), Ahmad Doli Kurnia Tandjung, buka suara soal penugasannya, rencana konsolidasi internal, dan persiapan Musyawarah Daerah (Musda). Berikut fakta lengkap dari pernyataannya dan reaksi terkini dari internal Golkar.
1. Doli Kurnia Tegaskan Fokusnya untuk Konsolidasi
Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, langsung mengangkat bicara usai penunjukan resmi. Ia menegaskan bahwa tugas utamanya adalah menjaga stabilitas organisasi, merangkul semua kader, dan mengawal proses demokratis partai di wilayah Sumatera Utara. Doli menyampaikan hal ini usai memimpin rapat harian pertama di Kantor DPD Golkar Sumut di Medan. detikcom+1
Menurut Doli, DPP memberikan mandat jelas: memastikan struktur partai tetap solid sampai pelaksanaan Musda yang dijadwalkan Januari 2026. Ia menyebut proses Musda sebagai kesempatan penting untuk menyusun kepengurusan definitif yang akan membawa Golkar Sumut menuju agenda politik nasional berikutnya. detikcom+1
2. Tiga Tugas Utama Sebagai Plt Ketua Golkar Sumut
Dalam pernyataannya, Doli menyampaikan tiga tugas pokok yang menjadi fokusnya sebagai Plt Ketua Golkar Sumut:
-
Menyiapkan dan menyelenggarakan Musda Golkar Sumut sesuai petunjuk DPP.
-
Merombak dan merevitalisasi kepengurusan setelah pengunduran diri sejumlah pengurus, termasuk sekretaris DPD.
-
Mengonsolidasikan seluruh kekuatan kader agar partai tetap solid dan tidak terpecah oleh dinamika internal. detikcom+1
Doli menjelaskan bahwa revitalisasi kepengurusan adalah langkah penting agar organisasi bisa berjalan efektif, terutama untuk menyambut kegiatan internal seperti Musda dan persiapan menghadapi Pemilu 2029. detikcom
3. Musda Golkar Sumut: Agenda Utama Doli
Salah satu penekanan utama dalam pernyataan Doli adalah komitmennya menggelar Musda Golkar Sumut pada awal Januari 2026. Ia menyatakan bahwa panitia Musda akan segera dibentuk setelah struktur organisasi ditata ulang, dan DPP telah memberikan arahan tegas terkait waktu pelaksanaannya. detikcom
Doli menegaskan bahwa Musda ini harus berjalan adil, terbuka, dan tidak terpengaruh konflik internal yang sempat mencuat menyusul pergantian pucuk kepemimpinan di DPD Golkar Sumut. Liputan6
4. Reaksi Internal & Kepengurusan yang Mundur
Penunjukan Doli sebagai Plt Ketua Golkar Sumut juga diikuti oleh perubahan lain di internal DPD Golkar Sumut. Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, Ilhamsyah, mengundurkan diri setelah beredarnya Surat Keputusan (SK) penunjukan Doli. Langkah ini menunjukkan dinamika internal partai yang harus segera diatur melalui konsolidasi. Liputan6
Mundurnya sejumlah pengurus juga menjadi bagian dari tugas berat Doli untuk menyusun ulang struktur organisasi agar partai mampu bergerak satu arah menjelang Musda. Liputan6
5. Konteks Penunjukan: Pergantian Ketua DPD Golkar Sumut
Penunjukan Doli sendiri dilakukan oleh Ketum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama Sekjen Muhammad Sarmuji, menggantikan Musa Rajekshah (Ijeck) sebagai Ketua DPD Golkar Sumut lewat Surat Keputusan DPP Nomor Skep‑132/DPP/GOLKAR/XII/2025. Pergantian ini dilakukan dengan alasan penyesuaian organisasi sebelum Musda, dan Ijeck direncanakan akan mendapatkan posisi di struktur DPP. detiknews+1
Meski keputusan tersebut memicu reaksi internal dari beberapa pengurus yang menilai prosesnya janggal, Doli memilih fokus pada arah organisasi ke depan. https://medan.inews.id/
6. Pesan Doli untuk Kader Golkar Sumut
Pemimpin sementara ini juga memberikan pesan tegas kepada seluruh kader Golkar di Sumut: solidaritas internal harus tetap diprioritaskan. Doli akan mendorong rapat-rapat internal dan revitalisasi struktur guna merapatkan barisan dan menyatukan semua elemen partai. Sumut Pos
Menurutnya, tantangan konsolidasi ini bukan perkara mudah, tetapi menjadi amanat utama demi kejayaan Golkar di provinsi dengan basis pemilih besar seperti Sumut menjelang agenda politik lima tahun ke depan. Sumut Pos
7. Kesimpulan
Usai ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung angkat bicara dengan menegaskan fokusnya pada:
-
konsolidasi internal partai,
-
revitalisasi struktur organisasi,
-
persiapan Musda Golkar Sumut pada Januari 2026,
-
dan merangkul semua kader untuk bersatu demi agenda politik mendatang. detikcom+1
Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas Golkar di Sumut setelah perubahan pucuk kepemimpinan, sekaligus menjawab dinamika internal yang sempat mencuat. Liputan6
