Ferry Irwandi Tetap Kalem hingga DPR Sampaikan Permintaan Maaf

Berita Politik77 Dilihat

Influencer dan relawan kemanusiaan Ferry Irwandi tetap kalem merespons sindiran anggota DPR soal donasi bantu korban bencana Sumatera senilai Rp10 miliar, dan kemudian menerima permintaan maaf dari legislator tersebut untuk meredakan konflik di tengah situasi darurat.

Ferry Irwandi Tetap Kalem hingga DPR Sampaikan Permintaan Maaf

Jakarta / Sumatra, 13 Desember 2025 — Nama Ferry Irwandi belakangan menjadi sorotan publik setelah komentarnya soal bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatra disindir oleh salah satu anggota DPR RI. Alih-alih emosi, Ferry justru merespons dengan tenang dan memilih fokus pada penanganan kebutuhan masyarakat terdampak bencana, hingga mendapat permintaan maaf pribadi dari legislator yang bersangkutan. Independen Media+1

Kontroversi Sindiran DPR

Kontroversi bermula ketika anggota Komisi I DPR RI Endipat Wijaya menyinggung aksi bantuan yang dilakukan Ferry Irwandi dan timnya. Dalam rapat bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, Endipat menyampaikan komentar yang kemudian ramai ditafsirkan sebagai sindiran terhadap upaya Ferry dalam menggalang donasi senilai Rp10 miliar untuk korban bencana di wilayah Sumatera. Independen Media

Endipat sempat membandingkan kontribusi pemerintah yang menurutnya mencapai angka triliunan dengan donasi publik yang dihimpun Ferry dan tim. Pernyataan ini memicu reaksi luas di publik, terutama dari pendukung Ferry yang menilai komentar legislator tersebut tidak peka terhadap aksi solidaritas masyarakat dalam situasi darurat. Independen Media

Sikap Kalem dan Tegas dari Ferry Irwandi

Menanggapi sindiran tersebut, Ferry Irwandi memilih tidak terpancing emosi. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya (@irwandiferry), Ferry menyatakan bahwa ia tidak merasa marah atau kesal sama sekali atas pernyataan Endipat. Ia justru mengapresiasi dukungan luar biasa dari masyarakat yang terus mengalir sejak aksi penggalangan dana dimulai. Quena Id

Ferry menyampaikan bahwa dukungan tersebut justru menjadi semangat tambahan untuk terus membantu masyarakat terdampak bencana dan fokus pada kebutuhan nyata di lapangan daripada berlarut-larut dalam konflik pernyataan. Quena Id

Permintaan Maaf dari Anggota DPR

Setelah dinamika publik dan dukungan masyarakat menguat, Endipat Wijaya menghubungi Ferry secara pribadi untuk menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang sulit ditafsirkan. Menurut Ferry, permintaan maaf itu diterimanya dengan lapang dada karena ia tidak ingin memperpanjang polemik di tengah suasana duka dan kerja keras penanganan bencana. Kulturnativ

Ferry juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan kebutuhan mendesak masyarakat yang masih harus dipenuhi di daerah terdampak. Endipat, menurut laporan, menerima masukan tersebut dan berjanji akan mempertimbangkan hal-hal yang disampaikan. Quena Id

Fokus pada Penanganan Bencana

Di tengah pemberitaan dan perdebatan, Ferry tetap konsisten menekankan bahwa prioritas utamanya adalah penyaluran bantuan dan dukungan bagi warga korban bencana di Sumatra. Ia sempat menyebutkan kebutuhan seperti genset dan bahan bakar sebagai hal penting yang diperlukan masyarakat di lokasi yang masih banyak mengalami gangguan listrik serta akses yang sulit. Klik Bantuan

Sikap tersebut mendapatkan respons positif dari anggota DPR lain yang menilai bahwa kolaborasi antara relawan, masyarakat sipil, dan institusi negara adalah kunci untuk menangani bencana secara efektif tanpa terjebak dalam perdebatan. Antara News Jawa Timur

Kesimpulan

Kasus ini menunjukkan bagaimana figur publik seperti Ferry Irwandi mampu meredam konflik politik dengan tetap tenang dan fokus pada tujuan kemanusiaan: membantu korban bencana. Menerima permintaan maaf dari anggota DPR menjadi langkah penting untuk meredakan ketegangan dan mengarahkan energi publik kembali pada fokus utama yakni solidaritas dan penanganan bencana. Kulturnativ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *